Bimbingan Teknis dan Workshop Layanan Informasi dan Kehumasan

Direktorat Karir dan Kompetensi Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti telah menyelenggarakan Bimtek dan Workshop Layanan Informasi dan Kehumasan Tahun 2017 sebagai implementasi dari Peraturan Menpan Nomor 14 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Humas dan Angka Kreditnya. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong terwujudnya sumber daya manusia kehumasan yang profesional dan berkualitas.

Kegiatan Bimtek dan Workshop Layanan Informasi dan Kehumasan yang dilaksanakan pada 14-17 Maret 2017 di Hotel Ibis Slipi Jakarta ini selain dihadiri oleh perwakilan dari 23 Perguruan Tinggi, yang diwakili oleh praktisi kehumasan Perguruan Tinggi dari wilayah Indonesia Bagian Barat, Tengah dan Timur juga menghadirkan narasumber dari Kemristekdikti, Kemkominfo, Kemenpan, BKN dan Universitas Indonesia. Kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke Kampus Universitas Indonesia.

“Humas memiliki peran strategis dalam menjembatani antara Perguruan Tinggi dengan masyarakat, walaupun Perguruan Tinggi memiliki Tenaga Kependidikan dan Dosen yang hebat-hebat, Rektornya pun hebat, semua menjadi tidak hebat kalau SDM Humasnya tidak berfungsi secara optimal”, ucap Ali Ghufron Mukti, Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti dalam sambutannya pada pembukaan Bimtek dan Workshop.

Lebih jauh, Ghufron menjelaskan konsep dasar tentang kehumasan pertama kali muncul pada tahun 1906, Ivy Lee, seorang jurnalis New York Times yang kemudian bekerja untuk kampanye kandidat walikota New York saat menjembatani konflik antara buruh batubara dengan pengusaha mengeluarkan deklarasi atas konsep dasar prinsip keterbukaan, yaitu tidak menyembunyikan data dan fakta tentang peristiwa tersebut. Baru pada tahun 1950-an, Indonesia mengenal kehumasan yang tugasnya saat ini menjelaskan peran dan fungsi dari setiap instansi dan lembaga pemerintah-non pemerintah kepada masyarakat luas.

“Sudah menjadi tanggungjawab dan tugas Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti untuk membina SDM Humas melalui Bimbingan Teknis seperti ini dan bekerjasama dengan Kemenpan, Kemkominfo dan BKN, serta instansi-instansi terkait”, tandas Ghufron.

“Hal-hal penting yang harus dimiliki oleh sumber daya manusia kehumasan dan layanan informasi antara lain adalah bagaimana mereka dapat memberikan citra atau image yang baik terkait dengan instansinya, menginformasikan data yang akurat dan mudah dimengerti, mengembangkan kreatifitas dalam menyajikan informasi dan menguasai perkembangan teknologi informasi,” tambah Ferry Ramadhan, Kasubdit Tenaga Kependidikan Direktorat Karir dan Kompetensi Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti. (ind/ben)

 

 

X