Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kembangkan Kerja Sama SDM Iptek Dikti Dengan Perancis

IMG_1936

Jakarta (29/3). Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Ali Ghufron Mukti, menandatangani perjanjian kerangka kerja sama Program Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Iptek dan Dikti dengan Universitas Montepellier, Perancis. Perjanjian kerangka kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kolaborasi serta kapasitas ilmiah, teknologi, inovasi, dan pembangunan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi di kedua negara.

Perjanjian kerangka kerja sama tersebut meliputi kolaborasi pada: promosi riset, pengembangan program pelatihan, mobilitas mahasiswa, peneliti, dan staf, promosi doktor bersama, dan pengembangan proyek penelitian pada berbagai bidang prioritas kedua pihak. Selain itu, kolaborasi tersebut bersifat mengikat dan reciprocal, agar kedua belah pihak sama-sama terlibat aktif menjalankan rencana yang telah disepakati.

“Tidak hanya kita mengirim dan membiayai akademisi dan ilmuwan asal Indonesia, tetapi kedua belah pihak pun aktif dalam mengirim dan membiayai kolaborasi ini. Perjanjian kerangka kerjasama ini sendiri, bagi Indonesia merupakan salah satu upaya meningkatkan kapasitas nasional kita menuju Internasional” tegas Ghufron.

Bagi Wakil Presiden urusan Hubungan Internasional Universitas Montpellier, Francois Henn pihaknya merasa senang dengan adanya perjanjian kerangka kerja sama antara pihaknya dengan Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti. “Kami melihat perjanijian ini dapat meningkatkan kualitas dosen dan ilmu pengetahuan kedua belah pihak,” sahut Henn.

Implementasi dari perjanjian ini kemudian akan disandingkan dengan berbagai program unggulan dan kebijakan yang diluncurkan oleh Kemristekdikti khususnya pada Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti.

Perjanjian kerangka kerja sama dengan Universitas Mountpellier ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama yang dilakukan antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Perancis, yang berlangsung di sela-sela kunjungan kerja Presiden Hollande ke Indonesia.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Iptek Dikti sendiri selama ini telah melakukan perjanjian kerangka kerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya pembangunan kualitas SDM Iptek Dikti Indonesia.

“Kami secara aktif terus membuka pintu kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak dan negara untuk bekerjasama dalam peningkatan kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia harus berperan aktif dan mengambil bagian dalam pembangunan peradaban dunia,” tegas Ghufron.

X